Kisah Tragis keluarga Tzar Nicholas II

Tzar Nicholas II (1868-1917) saat masih menjadi putra mahkota kekaisaran Romanov,Rusia.
        Tzar Nicholas II Romanov, adalah Tzar atau kaisar terakhir Rusia dari dinasti Romanov yang dibunuh bersama dengan keluarga nya di ruang bawah tanah sebuah gereja di Yikaterinburg (Yikatarina).
            Bernama lengkap Nikolay Alexandrovich Romanov yang lahir pada tanggal 18 Mei 1868 di istana Alexander,Saint Petersburg, merupakan putra sulung dari Tzar Alexander III dan Maria Feodorovna.
           Di masa kecilnya dia banyak mendapatkan pengaruh didikan sang ayah, pendidikan privat yang terbaik di Rusia kemudian dimasa muda dia bergabung dengan kemiliteran Rusia selama tiga tahun.pada tahun 1881 sesuatu mengubah jalan hidupnya yaitu Tzar Alexander II sang kakek, meninggal akibat sebuah bom sehingga membuat sang ayah menjadi Tzar Rusia dan otomatis Nicholas muda menjadi putra mahkota.
Tzar Nicholas Alexander II Romanov memerintah Rusia dari 1894 hingga 1917.
          Nicholas yang unggul dibidang sejarah dan bahasa asing serta punya karier cemerlang hingga meraih pangkat kolonel tetapi lemah dibidang politik dan ekonomi, sehingga ini yang menjadi faktor kelemahan nya saat dia menjadi seorang Tzar dikemudian hari.
Tzar Nicholas II seorang yang cerdas dan sering membaca diwaktu luang nya.
         Saat Nicholas masih menjadi pangeran, menteri keuangan Rusia saat itu Sergey Whitte menyarankan kepada Tzar Alexander II agar segera dididik sebagai calon pengganti agar kelak bisa memimpin dengan baik, namun Tzar Alexander II menolak karena menganggap anaknya tersebut masih muda dan belum waktunya  untuk menjadi penggantinya.
           Tapi prediksi itu salah,Tzar Alexander II kesehatannya semakin menurun dan pada musim gugur pada tahun 1894, Nicholas dipanggil sang Ayah untuk menemuinya di tempat pembaringannya, dengan keadaan yang lemah Tzar Alexander II berpesan agar Nicholas untuk menjadi penggantinya, sebagai penguasa kekaisaran Rusia dan selalu mematuhi nasihat Sergey Whitte.
              Bulan Oktober 1894 Tzar Alexander II meninggal, sehingga otomatis Nicholas yang menggantikan posisi nya sebagai seorang Tzar, Nicholas yang menerima tanggung jawab dengan terpaksa, mengeluh bahwa dia tidak mau menjadi seorang Tzar karena tidak siap untuk memimpin sebuah negara besar seperti Rusia
Tzar Nicholas II dan permaisuri Alexandra Feodorovna yang berasal dari Jerman.
             Pada tanggal 26 Mei 1896 secara resmi Nicholas dilantik sebagai Tzar Rusia dengan gelar Tzar Nicholas Alexander Romanov II, saat dilantik raut mukanya menyiratkan keterpaksaan, Nicholas menjadi seorang Tzar di usia nya menjelang 27 tahun
Tzar Nicholas II beserta keluarga,gadis sebelah kirinya adalah Anastasia yang kemudian menjadi legenda dan yang duduk didepan adalah Alexei,putra mahkota, semuanya tidak ada yang selamat dalam pembantaian oleh kaum bolshevik pada tahun 1917.
             Saat pelaksanaan pelantikan nya sebagai seorang Tzar, terjadi insiden kecelakaan di luar kota Moskow yaitu meninggalnya 1389 orang akibat terinjak-injak masa, insiden ini dikenal sebagai tragedi Khodynka, awalnya Tzar Nicholas II tidak tahu insiden itu, setelah tahu adanya insiden yang menewaskan ribuan orang, segera Tzar Nicholas II dan permaisuri menunjukkan perhatiannya dengan mengadakan doa bagi para korban di istana nya.
        Namun sang paman Sergey Alexandrovich, mendesaknya untuk datang ke acara di kedutaan besar Perancis, karena jika tidak datang dianggap tidak sopan, sehingga Tzar Nicholas II dan permaisuri datang ditengah suasana duka rakyatnya,sejak saat itu rakyat Rusia mulai tidak menyukainya karena dianggap tidak ada simpati bagi rakyatnya.
          Pasangan Nicholas II dan Alexandra dikaruniai lima orang anak yaitu Olga, Tatiana, Maria,Alexei dan Anastasia, Alexei,anak lelaki satu-satunya dijadikan sebagai putra mahkota.
putra-putri Tzar Nicholas II dari kiri kekanan Olga, Anastasia,Maria,Tatiana dan yang paling depan adalah Alexei.
Rasputin seorang "pendeta" tokoh spiritual keluarga Tzar Nicholas II, yang mengutuk bahwa jika dirinya mati akibat dibunuh oleh bangsawan atau keluarga Tzar maka di Rusia tidak akan ada lagi kekaisaran yang memerintah untuk selamanya.
             Masa-masa Tzar Nicholas II adalah masa sulit dimana Rusia mengalami kekalahan dua kali dalam peperangan melawan kekaisaran Jepang, suasana semakin sulit saat didalam negara banyak tuntutan dari rakyat yang sudah tidak puas dengan kebijakan Tzar yang di nilai otoriter, sempat dibentuk parlemen yang disebut Duma namun oleh Tzar Nicholas II dibubarkan kembali.
            Ditahun 1914,pecah perang dunia pertama dan Rusia pun ikut terlibat dalam perang ini, sementara keluarga Tzar Nicholas II sekarang dibawah pengaruh Rasputin, penasihat spiritual mereka yang terkenal urakan dan tidak disukai oleh keluarga besar kekaisaran Romanov
Keluarga besar kekaisaran Romanov dan para perwira nya.
          Dalam perang dunia pertama Rusia banyak mengalami kekalahan dan akhirnya tahun 1917 mengundurkan diri dari peperangan, keadaan perekonomian Rusia semakin memburuk sehingga tanggal 15 Maret 1917, secara resmi Tzar Nicholas mengundurkan diri sebagai seorang Tzar dan pemerintahan sementara dibentuk oleh Duma yang kemudian di gulingkan oleh Revolusi kaum Bolshevik pimpinan Vladimir Lenin yang mengakhiri kekuasaan dinasti Romanov yang sudah berusia 300 tahun.
Tzar Nicholas II dan Tzarina Alexandra
           Keluarga Tzar Nicholas II kemudian oleh kaum bolshevik diasingkan ke Yikaterinburg pada tahun 1918, sebenarnya Tzar Nicholas II senang dia bisa melepaskan diri dari jabatannya sebagai seorang Tzar dan berharap bisa di ekstradisi ke Inggris karena Raja Inggris George V masih sepupunya, namun Inggris tidak bisa menerima kehadirannya akibat protes dari parlemen yang dimotori oleh partai buruh.
            Akhirnya saat di Yikaterinburg seluruh keluarga Tzar Nicholas II dibunuh pada tanggal 17 juli 1918, dengan keji jenazah keluarga Tzar Nicholas ini di siram dengan cairan asam agar mempercepat proses kehancurannya saat dikuburkan disuatu tempat ditepi jalan di Yikaterinburg, yang kemudian pada tahun 1979 kerangka jenazah keluarga Tzar Nicholas ini diketemukan dan diberi sebuah tanda salib,baru tahun 1998 seluruh kerangka jenazah keluarga Tzar Nicholas II diangkat, kemudian setelah dipastikan melalui uji DNA akhirnya dimakamkan secara kehormatan di Basilika Santo Petrus dan Paulus di Saint Petersburg yang sempat berganti nama menjadi Leningard dimasa Uni Soviet.
Ditetapkan sebagai martir dan Santo oleh gereja ortodoks Rusia.
         Sebagai bentuk penghormatan oleh Gereja Katolik ortodoks Rusia,maka keluarga Tzar Nicholas dijadikan sebagai martir dan Santo serta keluarga suci pada tahun 1980.
           Putri mereka, Anastasia sempat dianggap masih hidup, karena saat kerangka jenazah keluarga Tzar Nicholas II diangkat, kerangka nya tidak diketemukan dan banyak yang mengaku-ngaku sebagai Anastasia selama puluhan tahun dan akhirnya kerangka jenazah Anastasia dan Alexei diketemukan dalam keadaan tidak utuh,tidak jauh dari tempat dimana semua keluarganya dikuburkan, dengan demikian berakhirlah segala macam spekulasi tentang keberadaan mereka.
          Uni Soviet yang bubar pada tahun 1991 pun mengulang kembali kesalahan pendahulunya kekaisaran Romanov yang tidak pernah peka dengan aspirasi rakyat nya dan juga karena sama-sama otoriternya.
                       Selesai.
                           
Tzar Nicholas Alexander II Romanov, dalam foto berwarna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kereta Paksi Naga Liman: Simbol Tiga Unsur Alam